Senin, 20 Desember 2010


Nama   : SUPRIYANA
NIM    :
Kelas   : B

PENGERTIAN KURIKULUM PKn di SD

Pengertian Kurikulum berdsarkan kajian dari beberapa pendapat para Pakar dan undang-undang yang mengatur tentang Kurikulum, dapat kami simpulkan sebagai berikut.:
Kurikulum adalah seperangkat perencanaan jangka panjang di bidang penyelenggaraan  Pendidikan yang memuat tentang  tujuan, isi , bahan pelajaran, cara/ metode serta waktu yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesuai dengan jenjangnya.
            Maka Kuirikulum PKn di SD mampu membentuk karakter warga negara yang memehami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga negara  Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.
HUBUNGAN  TIGA  DIMENSI
 CIVICS  KNOWLEDGE, CIVICS  SKILLS  DAN  VIRTUES

1.      Hubungan Civics Knowledge dengan Civics Skills
Sebagai dasar seseorang menjadi warga negara harus mengetahui peransertanya sebagai warga negara yaitu dengaan belajar dan memahami pengetahuan kewarganegaraan (Civics Knowledge) sehingga dapat mengerti arti hidup didalam tatanan demokrasi.. Baik dalam pelaksanaan konstitusi yang dibuat oleh lembaga-lembaga pemerintahan yang demokratis. Juga praktik-praktik kewarganegaraan yang menuju kontek kihidupan demokratis baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial maupun budaya.
Namun dalam hal  ini seseorang agar dapat merasa hidup nyaman maka harus berbekal ketrampilam kewarganegaraan (Civics Skills) misalnya saat seseorang menghadapi ketegangan-ketegangan abadi yang memunculkan isu-isu publik, mereka dapat mempengaruhi pengambilan keputusan tentang isu-isu publik dan dapat melaksanakan keputusan kebijakan tentang isu-isu publik tersebut. Jadi dengan demikian mereka akan mempunyai kecakapan hidup sebagai warganegara.

2.      Hubungan Civics Knowledge dengan Civics Virtues
Seseorang siswa akan merasa percaya diri dalam mengerjakan ulangan maupun ujian apabila siswa tersebut sudah mempelajari dan memahami materi yang akan diujikan. Begitu juga utuk seorang warganegara akan merasa percaya diri menerapkan kebajikan–kebajikan kewarganegaraan (Civics Virtues) apabila seseorang tersebut betul-betul menguasai dan memahami pengetahuan kewarganegaraan (Civics Knowledge). Jadi dua dimensi ini sangatlah berkaitan erat untuk menumbuh kenbangkan rasa percaya diri seseorang dalam megambil tindakan sebagai warganegara yang hidup bermasyarakat dalam tatanan negara demokrasi..
Dalam hal ini sebagai warga negara harus memiliki pengetahuan tentang kewaarganegaraan dan berbuat kebajikan dalam mengembangkan diri sendiri hingga dapat mendukung dan memelihara prinsip-prinsip dan praktek demokrasi.

3.      Hubungan Civics Skills dengan Civics Virtues.
Seorang anak akan segera menolong temannya yang dalam kesulitan saat menyeberangi sungai karena anak tersebut merasa mampu utuk mengambil tindakan kebajikan, itu karena memiliki ketrampilan berenang dan kebiasaan menyeberangi sungai yang dimiliki. Dalam hal ini menggambarkan bahwa seseorang akan selalu komitmen mengambil tindakan kebajikan kewarganegaraan (Civics Virtues) atas dasar ketrampilan keewarganegaraan (Civics Skills) yang dimilikinya. Dalam kehidupan bermasyarakat manusia akan selalu komitmen berusaha untuk memajukan kesejahteraan diri sendiri maupun kesejahteraan bersama, karena mamiliki ketrampilan untuk berinteraksi dengan sesama warganegara untuk meningkatkan kepentinngan pribadi dan kepentingan bersama. Dari dua dimensi inilah yang akhirnya akan membentuk warganegara memiliki komitmen yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dari uraian  diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa untuk menjadi warganegara Indonesia yang baik, seseorang harus memiliki kecakapan, percaya diri dan komitmen yang tinggi yang terbentuk dari tiga dimensi ( Civics Knowledge, Civics Skills dan Civics Pirtues).
Demikian kesimpulan kami  tentang keterkaitan hubungan tiga demensi di atas .




Nama : RUSLAN
Kelas : B
PENGERTIAN KURIKULUM PKn di SD

Pengertian Kurikulum berdsarkan kajian dari beberapa pendapat para Pakar dan undang-undang yang mengatur tentang Kurikulum, dapat kami simpulkan sebagai berikut.:
Kurikulum adalah seperangkat perencanaan jangka panjang di bidang penyelenggaraan  Pendidikan yang memuat tentang  tujuan, isi , bahan pelajaran, cara/ metode serta waktu yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesuai dengan jenjangnya.
            Maka Kuirikulum PKn di SD mampu membentuk karakter warga negara yang memehami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga negara  Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.

HUBUNGAN  TIGA  DIMENSI
 CIVICS  KNOWLEDGE, CIVICS  SKILLS  DAN  VIRTUES
1.      Hubungan Civics Knowledge dengan Civics Skills
Sebagai dasar seseorang menjadi warga negara harus mengetahui peransertanya sebagai warga negara yaitu dengaan belajar dan memahami pengetahuan kewarganegaraan (Civics Knowledge) sehingga dapat mengerti arti hidup didalam tatanan demokrasi.. Baik dalam pelaksanaan konstitusi yang dibuat oleh lembaga-lembaga pemerintahan yang demokratis. Juga praktik-praktik kewarganegaraan yang menuju kontek kihidupan demokratis baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial maupun budaya.
Namun dalam hal  ini seseorang agar dapat merasa hidup nyaman maka harus berbekal ketrampilam kewarganegaraan (Civics Skills) misalnya saat seseorang menghadapi ketegangan-ketegangan abadi yang memunculkan isu-isu publik, mereka dapat mempengaruhi pengambilan keputusan tentang isu-isu publik dan dapat melaksanakan keputusan kebijakan tentang isu-isu publik tersebut. Jadi dengan demikian mereka akan mempunyai kecakapan hidup sebagai warganegara.

2.      Hubungan Civics Knowledge dengan Civics Virtues
Seseorang siswa akan merasa percaya diri dalam mengerjakan ulangan maupun ujian apabila siswa tersebut sudah mempelajari dan memahami materi yang akan diujikan. Begitu juga utuk seorang warganegara akan merasa percaya diri menerapkan kebajikan–kebajikan kewarganegaraan (Civics Virtues) apabila seseorang tersebut betul-betul menguasai dan memahami pengetahuan kewarganegaraan (Civics Knowledge). Jadi dua dimensi ini sangatlah berkaitan erat untuk menumbuh kenbangkan rasa percaya diri seseorang dalam megambil tindakan sebagai warganegara yang hidup bermasyarakat dalam tatanan negara demokrasi..
Dalam hal ini sebagai warga negara harus memiliki pengetahuan tentang kewaarganegaraan dan berbuat kebajikan dalam mengembangkan diri sendiri hingga dapat mendukung dan memelihara prinsip-prinsip dan praktek demokrasi.

3.      Hubungan Civics Skills dengan Civics Virtues.
Seorang anak akan segera menolong temannya yang dalam kesulitan saat menyeberangi sungai karena anak tersebut merasa mampu utuk mengambil tindakan kebajikan, itu karena memiliki ketrampilan berenang dan kebiasaan menyeberangi sungai yang dimiliki. Dalam hal ini menggambarkan bahwa seseorang akan selalu komitmen mengambil tindakan kebajikan kewarganegaraan (Civics Virtues) atas dasar ketrampilan keewarganegaraan (Civics Skills) yang dimilikinya. Dalam kehidupan bermasyarakat manusia akan selalu komitmen berusaha untuk memajukan kesejahteraan diri sendiri maupun kesejahteraan bersama, karena mamiliki ketrampilan untuk berinteraksi dengan sesama warganegara untuk meningkatkan kepentinngan pribadi dan kepentingan bersama. Dari dua dimensi inilah yang akhirnya akan membentuk warganegara memiliki komitmen yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dari uraian  diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa untuk menjadi warganegara Indonesia yang baik, seseorang harus memiliki kecakapan, percaya diri dan komitmen yang tinggi yang terbentuk dari tiga dimensi ( Civics Knowledge, Civics Skills dan Civics Pirtues).  Demikian kesimpulan kami  tentang keterkaitan hubungan tiga demensi di atas .



Nama : RUBEN
NIM : 282010025
Kelas : B
PENGERTIAN KURIKULUM PKn di SD

Setelah membaca dan mendalami dari berbagai paparan yang termuat dalam bahan kajian dari beberapa pendapat para pakar dan undang-undang yang mengatur tentang Kurikulum, dapat kami simpulkan sebagai berikut.:
Kurikulum adalah seperangkat perencanaan jangka panjang di bidang penyelenggaraan  Pendidikan yang memuat tentang  tujuan, isi , bahan pelajaran, cara/ metode serta waktu yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesuai dengan jenjangnya.
            Maka diharapkan Kuirikulum PKn di SD mampu membentuk warga negara yang memehami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga negara  Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.
 Demikian uraian dan kesimpulan yang dapat kami tangkap dari bahan kajian yang kami dapat. Selanjutnya kami mohon bimbingan .

      
HUBUNGAN  TIGA  DIMENSI
 CIVICS  KNOWLEDGE, CIVICS  SKILLS  DAN  VIRTUES
1.     Hubungan Civics Knowledge dengan Civics Skills
Sebagai dasar seseorang menjadi warga negara harus mengetahui peransertanya sebagai warga negara yaitu dengaan belajar dan memahami pengetahuan kewarganegaraan (Civics Knowledge) sehingga dapat mengerti arti hidup didalam tatanan demokrasi.. Baik dalam pelaksanaan konstitusi yang dibuat oleh lembaga-lembaga pemerintahan yang demokratis. Juga praktik-praktik kewarganegaraan yang menuju kontek kihidupan demokratis baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial maupun budaya.
Namun dalam hal  ini seseorang agar dapat merasa hidup nyaman maka harus berbekal ketrampilam kewarganegaraan (Civics Skills) misalnya saat seseorang menghadapi ketegangan-ketegangan abadi yang memunculkan isu-isu publik, mereka dapat mempengaruhi pengambilan keputusan tentang isu-isu publik dan dapat melaksanakan keputusan kebijakan tentang isu-isu publik tersebut. Jadi dengan demikian mereka akan mempunyai kecakapan hidup sebagai warganegara. Sehingga dapat mengkafer dari seluruh kepentingan pemerintah dan warganegara.
2.     Hubungan Civics Knowledge dengan Civics Virtues
Seseorang siswa akan merasa percaya diri dalam mengerjakan ulangan maupun ujian apabila siswa tersebut sudah mempelajari dan memahami materi yang akan diujikan. Begitu juga utuk seorang warganegara akan merasa percaya diri menerapkan kebajikan–kebajikan kewarganegaraan (Civics Virtues) apabila seseorang tersebut betul-betul menguasai dan memahami pengetahuan kewarganegaraan (Civics Knowledge). Jadi dua dimensi ini sangatlah berkaitan erat untuk menumbuh kenbangkan rasa percaya diri seseorang dalam megambil tindakan sebagai warganegara yang hidup bermasyarakat dalam tatanan negara demokrasi..
Dalam hal ini sebagai warga negara harus memiliki pengetahuan tentang kewaarganegaraan dan berbuat kebajikan dalam mengembangkan diri sendiri hingga dapat mendukung dan memelihara prinsip-prinsip dan praktek demokrasi.

3.      Hubungan Civics Skills dengan Civics Virtues.
Seorang anak akan segera menolong temannya yang dalam kesulitan saat menyeberangi sungai karena anak tersebut merasa mampu utuk mengambil tindakan kebajikan, itu karena memiliki ketrampilan berenang dan kebiasaan menyeberangi sungai yang dimiliki. Dalam hal ini menggambarkan bahwa seseorang akan selalu komitmen mengambil tindakan kebajikan kewarganegaraan (Civics Virtues) atas dasar ketrampilan keewarganegaraan (Civics Skills) yang dimilikinya. Dalam kehidupan bermasyarakat manusia akan selalu komitmen berusaha untuk memajukan kesejahteraan diri sendiri maupun kesejahteraan bersama, karena mamiliki ketrampilan untuk berinteraksi dengan sesama warganegara untuk meningkatkan kepentinngan pribadi dan kepentingan bersama. Dari dua dimensi inilah yang akhirnya akan membentuk warganegara memiliki komitmen yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dari uraian  diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa untuk menjadi warganegara Indonesia yang baik, seseorang harus memiliki kecakapan, percaya diri dan komitmen yang tinggi yang terbentuk dari tiga dimensi ( Civics Knowledge, Civics Skills dan Civics Pirtues ).  Korelasi dari tiga hal tersebut niscaya akan membentuk sikap dan perilaku warganegara yang baik. Dengan berpegang pada rasa percaya diri, bahwa kita juga mempunyai serta memegang janji yang harus dilaksanakan demi kepentingan bersama.
Demikian uaraian kami tentang keterkaitan antara demensi yang satu dengan yang lainnya. Yang selanjutnya kami mohon bimbingannya.





 



Nama : SUHARTO ISAHI
NIM    : 282010044
Kelas  : B
PENGERTIAN KURIKULUM PKn di SD

Setelah membaca dan mendalami dari berbagai paparan yang termuat dalam bahan kajian dari beberapa pendapat para pakar dan undang-undang yang mengatur tentang Kurikulum, dapat kami simpulkan sebagai berikut.:
Kurikulum adalah seperangkat perencanaan jangka panjang di bidang penyelenggaraan  Pendidikan yang memuat tentang  tujuan, isi , bahan pelajaran, cara/ metode serta waktu yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesuai dengan jenjangnya.
            Maka diharapkan Kuirikulum PKn di SD mampu membentuk warga negara yang memehami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga negara  Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.
 Demikian uraian dan kesimpulan yang dapat kami tangkap dari bahan kajian yang kami dapatkan.

HUBUNGAN  TIGA  DIMENSI
 CIVICS  KNOWLEDGE, CIVICS  SKILLS  DAN  VIRTUES
1.     Hubungan Civics Knowledge dengan Civics Skills
Sebagai dasar seseorang menjadi warga negara harus mengetahui peransertanya sebagai warga negara yaitu dengaan belajar dan memahami pengetahuan kewarganegaraan (Civics Knowledge) sehingga dapat mengerti arti hidup didalam tatanan demokrasi.. Baik dalam pelaksanaan konstitusi yang dibuat oleh lembaga-lembaga pemerintahan yang demokratis. Juga praktik-praktik kewarganegaraan yang menuju kontek kihidupan demokratis baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial maupun budaya.
Namun dalam hal  ini seseorang agar dapat merasa hidup nyaman maka harus berbekal ketrampilam kewarganegaraan (Civics Skills) misalnya saat seseorang menghadapi ketegangan-ketegangan abadi yang memunculkan isu-isu publik, mereka dapat mempengaruhi pengambilan keputusan tentang isu-isu publik dan dapat melaksanakan keputusan kebijakan tentang isu-isu publik tersebut. Jadi dengan demikian mereka akan mempunyai kecakapan hidup sebagai warganegara. Sehingga dapat mengkafer dari seluruh kepentingan pemerintah dan warganegara.
2.     Hubungan Civics Knowledge dengan Civics Virtues
Seseorang siswa akan merasa percaya diri dalam mengerjakan ulangan maupun ujian apabila siswa tersebut sudah mempelajari dan memahami materi yang akan diujikan. Begitu juga utuk seorang warganegara akan merasa percaya diri menerapkan kebajikan–kebajikan kewarganegaraan (Civics Virtues) apabila seseorang tersebut betul-betul menguasai dan memahami pengetahuan kewarganegaraan (Civics Knowledge). Jadi dua dimensi ini sangatlah berkaitan erat untuk menumbuh kenbangkan rasa percaya diri seseorang dalam megambil tindakan sebagai warganegara yang hidup bermasyarakat dalam tatanan negara demokrasi..
Dalam hal ini sebagai warga negara harus memiliki pengetahuan tentang kewaarganegaraan dan berbuat kebajikan dalam mengembangkan diri sendiri hingga dapat mendukung dan memelihara prinsip-prinsip dan praktek demokrasi.

3.      Hubungan Civics Skills dengan Civics Virtues.
Seorang anak akan segera menolong temannya yang dalam kesulitan saat menyeberangi sungai karena anak tersebut merasa mampu utuk mengambil tindakan kebajikan, itu karena memiliki ketrampilan berenang dan kebiasaan menyeberangi sungai yang dimiliki. Dalam hal ini menggambarkan bahwa seseorang akan selalu komitmen mengambil tindakan kebajikan kewarganegaraan (Civics Virtues) atas dasar ketrampilan keewarganegaraan (Civics Skills) yang dimilikinya. Dalam kehidupan bermasyarakat manusia akan selalu komitmen berusaha untuk memajukan kesejahteraan diri sendiri maupun kesejahteraan bersama, karena mamiliki ketrampilan untuk berinteraksi dengan sesama warganegara untuk meningkatkan kepentinngan pribadi dan kepentingan bersama. Dari dua dimensi inilah yang akhirnya akan membentuk warganegara memiliki komitmen yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dari uraian  diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa untuk menjadi warganegara Indonesia yang baik, seseorang harus memiliki kecakapan, percaya diri dan komitmen yang tinggi yang terbentuk dari tiga dimensi ( Civics Knowledge, Civics Skills dan Civics Pirtues ).  Korelasi dari tiga hal tersebut niscaya akan membentuk sikap dan perilaku warganegara yang baik. Dengan berpegang pada rasa percaya diri, bahwa kita juga mempunyai serta memegang janji yang harus dilaksanakan demi kepentingan bersama.
Demikian uaraian kami tentang keterkaitan antara demensi yang satu dengan yang lainnya.





Sabtu, 18 Desember 2010

TUGAS MANDIRI PKn

NAMA       : SITI MUHTAROMAH
NIM           : 282010031
Kelas          : B


Tugas 1.
Pengetian Kurikulum
Menurut pemahaman saya kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, dan bahan pembelajaran serta metode yang digunakan sebagai pedoman menyelenggarakan kegiatan pembelajaran,bagi tenaga kependidikan dan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidkan

Tugas 2
Keterkaitan 3 dimensi dalam struktur Kurikulum PKn, adalah sebagai berikut bahwa untuk menjad warga negara indonesia yang baik mencakup 3 aspek yaitu:

1.     Pengetahuan Kewarganeraan ( civics knowledge) dengan ketrampilan kewarganegaraan( cicivic skill dapat menjadikan atau membentuk warga negara memiliki kepercayaan diri untuk menyayangI atau mencitai tanah air dan bangsanya sehingga tidak mudah terpengaruh oleh adanya isu-isu politikyang tidak sesuai dengan pahan dirinya.
2.     Sedangkan antara pengetahuan kewarganegaran dengan kebajikan kewarganegaraan dapat diartikan bahwa pengetahuan tentang kehidupan kewarganegaraan ,konstitusi,dan peran sebagai warganegara yang didukung oleh sikap yang bertanggung jawab dapat membentuk karakteristi sikap yang dapat membedakan baik buruknya sesuatu yang akan dilakukan
3.     Keterkaitan antara civics knowlodge/pengetahuan kewarganegaraan dengan civics virtues yaitu keduanya dapat mendorong tumbuhnya komitmen dalam diri seseorang untuk tetap mencitai negera tanah kelahiran.nya

Dari keterkaitan 3 dimensi tersebut dapat di simpulkan bahwa untuk menjadi warga negara yang baik harus memiliki 3 aspek yaitu pengetahuan , ketrampilan sikap ,dan menjalankan hak dan kewajiban.

Jumat, 17 Desember 2010

STRUKTUR KEILMUAN PKn MENCAKUP TIGA DIMENSI

Disusun oleh :Darlan  NIM : 282010003 
    
            Hubungan 3 dimensi Civics Knowledge,CivicsSkills dan Civics Virtures.
1.Hubungan Civics Knowledge dan Civics Skills adalah banyaknya pengetahuan dan keahlian (ketrampilan)bagi setiap warga negara maka akan timbul kemampuan untuk bersaing sehingga manusia yang berkompeten tinggi.

2.Hubungan antara Civics Knowledge dan Civics Virtures adalah berkat pengetahuan dan kebajikan yang dimiliki seseorang maka timbulah kepercayaan diri untuk melaksanakan kegiatannya.

3.Hubungan antara Civics Skills dan Civics Virtures adalah dengan adanya dasar kebajikan yang dimiliki serta banyaknya ketrampilan seseorang maka timbulah suatu kemauan keras untuk mewujudkan keinginannya.

    Kesimpulan ;
Jadi dengan penuh percaya diri dan kemauan yang keras serta adanya kompetensi yang tinggi sehingga terwujudlah adanya warga negara yang baik pula

Kamis, 16 Desember 2010

TUGAS MANDIRI PKN


HUBUNGAN TIGA DIMENSI CIVICS KNOWLEDGE
CIVICS SKILLS DAN CIVICS VIRTUES
NAMA    :RESMIYATI
NIM        : 282010023

  1. HUBUNGAN CIVICS KNOWLEDGE DENGAN CIRVICS SKILLS
Dasarseorang menjadi warga negara harus mengetahui perannya sebagai warga negra yaitu dengan belajar dan memahami pengetahuaan kewarganegaraan(cirvics knowledge) sehingga dapat mengerti arti hidup didalam tatnan demokrasi. Namun dalam ini seorang agar dapat merasa hidup nyaman maka harus berbekal ketrampilan kewarganegaraan (Civics Skills).misalnya saat seorang mengadapi ketegang – tegangan abadi yang memunculkan isu publik dan dapat melaksanakan keputusan kebijakan tentang isu-isu publik tersebut. Jadi dengan demikian mereka akan mempunyai kecakapan hidup sebagai warga negara.

  1. HUB CIVIC KNOWLEDGE DENGAN CIVIES VIRTUES
Seseorang siswa merasa percaya diri dalam menghadapi test maupun ujian apabila siswa tersebut sudah mempelajari dan memahami materi yang kan diujikan. Begitu juga demikian untuk seorang warga negara akan merasa percaya diri menerapkan kabajika-kebajikan kewarganegaraan (Cirvics Knowledges). Jadi dua dimensi ini sangat berkaiatan erat untuk menumbuh kan rasa percaya diri seseorang dalam mengambil tindakan sebagai warga negara yang hidup bermasyarakat dalam tatnan negara demokrasi.

  1. HUB CIVIES SKILLS DENGAN CHIVIES VIRTUES.
seorang anak menolong temannya yang tenggelam, anak tersebut merasa mampu mengambil tindakan kebajikan dan ketrampilan
dalam hal ini menggabarkan bahwa seorang akan selalu komitmen mengambil tindakan kebajikan kewraganegaraan (Civies Skills) yang dimilikinya. Dalam kehidupan masyarakat manusia selalu komitmen untuk memajukan kesejahteraan diri sendiri maupun bersama
dari dua dimemsi inilah yang akhirnya akan membentuk warga negara yang memiliki komitmen yang kuat dalam kehidupan masyarakat negara dan bangsa

kesimpulan uraian diatas: bahwa warga negara indonesia yang baik harus memiliki kecakapan, percaya diri dan komitmen yang tinggi yang terbentuk dari tiga dimensi civies knowledge, civies skills dan civies virtues.
Demikian uraian dan penjelasan dari saya dan mohon bimbingan.


Penulis


Resmiyati